WordPress 2.7 vs IIX Web Hosting

Tanggal posting 01-01-09

Pertama-tama, selamat tahun baru saya ucapkan untuk semuanya, baik yang merayakannya dengan beraktivitas ataupun yang merayakannya dengan tidur pergantian tahun. Posting kali ini adalah posting saya yang kedua di tahun 2009 ini yang saya tulis tidak lama setelah posting pertama. Mumpung lagi in the mood makanya langsung buat 2 posting sekaligus.

WordPress 2.7, yang merupakan versi terbaru WordPress bisa dikatakan sebagai WordPress paling baik saat ini. Fitur-fitur baru yang dibenamkan ke dalamnya membuat semua penggunanya menjadi makin mudah dalam berbagai urusan, dari mulai melakukan quick posting (melalui fitur quickpress), uploading plugin dalam bentuk .zip file yang bisa langsung dilakukan dari dalam wp-admin, mencari plugin langsung ke repository wordpress (extend/plugins) langsung dari wp-admin, update plugin via wp-admin, fungsi thread comment dan reply comment, dan fungsi-fungsi lainnya yang mungkin belum sempat saya explore. Sungguh, fitur-fitur baru tersebut sangat nyaman digunakan bagi siapa saja. Bagi anda yang mulai menggunakan WordPress sejak versi 1.x tentu merasakan sekali perkembangan kemampuan ini.

Sayangnya, fitur-fitur baru WordPress tersebut sepertinya tidak bisa digunakan secara optimal bagi mayoritas pengguna IIX Web Hosting (shared). Hal ini saya dapatkan dari pengalaman ketika harus melakukan upgrading plugin dari server IIX yang dimiliki oleh DijaminMurah.Com ataupun Indowebsite.Net. Maaf, saya belum melakukan ujicoba di server IIX lain yang dimiliki oleh web hosting lainnya. Habis ini mungkin akan saya coba di paket shared hosting IIX milik JagoanHosting yang ada di Indosat Data Center (saya ga janji posting hasilnya, tapi akan saya usahakan).

Jika anda melakukan upgrading plugin yang memiliki ukuran kecil mungkin tidak akan menemui masalah, tapi jika anda harus melakukan upgrade plugin yang berukuran besar barulah masalah akan sering anda temui. Meski saya tidak sempat memperhatikan dengan pasti berapa batasan plugin itu dianggap berukuran besar atau kecil dalam konteks bermasalah ini, namun sepertinya plugin dengan size 300KB ke atas sudah tidak bisa lancar melakukan upgrading. Saya bukan pakar koneksi internet, jadi saya kurang tahu pasti apa penyebab kejadian ini. Jika anda adalah pakar di bidang koneksi, mohon beri saya pencerahan.

Hal yang saya ceritakan di atas, sama sekali tidak saya temui ketika upgrading di server US ataupun di server Singapore milik IDWebSpace. Semuanya lancar.

Ada yang mau share pengalaman seperti diatas, silakan ! Pihak Web Hosting mungkin ada yang ingin memberi jawabannya ?

Dislaimer: Posting di atas bukan bermaksud menjelek-jelekkan web hosting tertentu ataupun membaik-baikkan web hosting tertentu. Semua web hosting yang namanya saya sebutkan di atas hanyalah kebetulan semata dari pengalaman langsung saya menggunakannya. Dilarang keras membuat kesimpulan lain dari yang saya tulis.

Ken Reidy

Penulis : Ken

Ken Reidy sehari-hari berprofesi sebagai seorang Web Designer di Fame Communication Services, sebuah perusahaan Web Design di Surabaya yang didirikannya bersama 2 orang rekan lainnya.

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

6 Responses to “WordPress 2.7 vs IIX Web Hosting”

  1. Herlambang says:

    waduh mas.. thanx infonya :)
    saya lagi pingin pake wordpress neh..

  2. Ken says:

    memang sekarang pake apaan ?

  3. Pinara.Net says:

    ya mas kirain saya aja yang trouble begini.

    Menurut info hal utama kenapa ga bisa upgrade atau install langsung ke wordpress.org dikarenakan masalah dns. dan juga karena server barunya wordpress yang pindah blm lama

    ada cara2nya untuk mengatasi hal ini, tapi harus melalui root akses

  4. Ken says:

    @PInara.Net:
    Kalo harus melalui root access sama aja boong dong buat yang ngehost di shared hosting seperti saya dan kebanyakan blogger lainnya.

    Kalo disebabkan alasan karena wordpress baru pindahan server, kenapa di saat yang sama upgrading tetap bisa dilakukan ketika menggunakan server SG, ataupun server US ?

  5. Tajid says:

    Salah satu penyebab utama adalah curl yang digunakan untuk proses tersebut tidak dirancang untuk Latency tinggi, workaroundnya mungkin dengan memperpanjang timeout, namun itu pun tidak 100% dijamin berhasil. Penyebab lain yang lebih umum diketahui tentunya adalah kapasitas bandwidth shared yang dimiliki oleh mayoritas penyedia jasa hosting di IIX ke arah international yang masih sangat terbatas, tentunya bukan karena pelit, tapi karena harga bandwidth mahal :)

Leave a Reply