NICSpace.Com (Review 1 Tahun Sewa)
Desember 2007 ini, tepat 1 tahun saya hosting menggunakan jasa layanan web hosting unlimited bandwidth yang disediakan oleh Nicspace Web Hosting. Berhubung ketika awal sewa di Nicspace saya merupakan konsumen pindahan dari tempat hosting lain, maka NICspace saat itu memberikan gratis 1 bulan hosting, yang mana akhirnya sewa hosting itu tidak berakhir bulan ini, melainkan baru bulan Januari 2008.
Sekian waktu menggunakan jasa Nicspace, tidak pernah terjadi masalah yang cukup signifikan sehingga menyebabkan saya berpikir untuk memindahkan akun disana sebelum habis masa berlakunya. Sekalipun sering mendapat laporan dari rekan-rekan yang bercerita bahwa blogku yang di Nicspace terkadang servernya sedang down, kebetulan sekali saat aku mengeceknya, hal itu tidak sedang terjadi, kecuali pada masa awal-awal dulu saya hosting.
Menyewa space di Nicspace dapat saya katakan sungguh menyenangkan, sekalipun layanan unlimited bandwidth-nya mungkin seringkali menyebabkan si server overload. Namun, di Bulan November 2007 ini sesuatu yang aneh terjadi pada domain saya yang ada di sana. Pada bulan-bulan sebelumnya hal ini tidak pernah terjadi.
Hal yang saya maksudkan ada pada screenshot berikut:

Saya sama sekali tidak ada maksud untuk pamer betapa sedikitnya traffic website saya, melainkan saya bermaksud menunjukkan tanggal-tanggal dalam statistic tersebut yang mana memiliki keanehan, yaitu hilangnya traffic, atau setidaknya hilangnya statistik pada tanggal-tanggal tertentu. Mungkinkah pada tanggal yang kosong tersebut disebabkan karena server Nicspace yang saya pakai memang sedang down, ataukah hanya kerusakans fungsi statistik semata?
Silahkan baca juga posting terbaru saya yang tidak lagi merekomendasikan NICSpace Web hosting.
11 comments ↓
emang. awstatnya jalan kalo lagi mood saja. hehehehehe … repot. gak bisa analisa lagi
pake external gak valid 100%.
@Brokencode:
Wah rupanya Brokencode sewa hosting di banyak tempat yah…. ck…ck….
nicspace emang payah banget. masang website gede & rame pake mysql sangat tidak memungkinkan soalnya servernya cuma nerima website kecil atau website besar tanpa mysql. koneksi mysql sangat dibatasi & kecil banget. sangat mengecewakan.
kembalikan sisa uangku……
emang tuh, sering banget down servernya..
@Godam64:
Saya kurang tahu maksud anda mengenai hanya nerima website kecil atau website besar tanpa MySQL. Bisa tolong anda jelaskan? Memangnya anda pernah punya masalah berkait dengan hal tersebut? Parameter website kecil (dengan mySQL) atau besar (tanpa MySQL) apa saja? Siapa tahu sama punya pengalaman sejenis juga???
@Cowok Kece:
Setahu saya, Datacenter tempat NICSpace meletakkan account hosting klien-kliennya tidak hanya satu. Saya tahu ini ketika seorang kawan saya hosting disitu juga, yang ternyata beda server dengan punya saya yang ada disana. Jadi, mungkin aja anda kebagian server yang lagi padet atau bisa saja ada klien nakal yang menggunakan shared server untuk keperluan pribadi yang menghabiskan resource sehingga server down. Tapi saya pikir, itupun masih wajar, mengingat harga murah + unlimited bandwith.
Humm, gitu ya. Waspadalah, waspadalah bagi para pejuang hosting, agar memperhatikan kwalitas produknya *siap-siap amunisi* hehehe.
@Hendra WS:
Sekalian promosi nih ceritanya? Situ yang ngurusin BaliOrange bukan??? Tuh buktinya link-nya ga pake hendra.ws (alamat blog sampeyan).
BTW gada hosting gratisan nih dari baliorange ?
[...] blog tentang betapa tidak bermasalahnya saya selama nge-kos satu domain di Nicspace hingga posting review 1 tahun saya di NICSpace. Sungguh puas saya sewa hosting di [...]
@Ken : Duh ketahuan deh aw aw. Maap ya. Aku senang baca-baca kok. Mo hosting gratisan ? Bawain client donk, ntar dikasih gratis hehehe.
ternyata ga cuman aku yg bermasalah ma Nicspace
@Hendra W Saputro:
Saya baru perhatian kalo ada reply komen saya di atas. Duh, setelah hampir 5 bulan baru sadar…. so sorry.
Bawain klien? ntar deh saya liat-liat dulu paket hosting anda seperti apa….
@Shirei:
No…comments… *berusaha melupakan masa lalu*
Leave a Comment