4 Keraguan Saya Dengan Diberlakukannya UU ITE
Tidak, saya sama sekali tidak memiliki kekuatiran dengan diberlakukannya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Saya justru senang, karena Undang-Undang yang memang sudah saya tunggu-tunggu sejak lama akhirnya muncul juga. Saya hanya sedikit menunggu kehadiran Peraturan Pemerintah serta Peraturan Menteri yang akan hadir melengkapi keberadaan UU ITE tersebut. Saya kuatir, PP dan PerMen hadir terlalu lama, seperti yang banyak terjadi pada beberapa Undang-Undang lain (ambil contoh: UU Paten dimana PP mengenai Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah yang tidak segera muncul).
Satu-satunya hal yang menyeruak di pikiran saya saat ini adalah keraguan. Adapun keraguan-keraguan saya itu :
- Keraguan bahwa UU ITE yang sudah diberlakukan ternyata tetap tidak dapat berjalan efektif.
- Keraguan bahwa UU ITE yang muncul di masyarakat, tidak menjadi alat baru untuk ‘memeras’ Masyarakat dengan menggunakan Atas Nama Hukum oleh aparatur Hukum. Masih teringat jelas di ingatan saya ketika UU Hak Cipta yang beberapa tahun lalu diperbarui, ternyata justru menjadi ‘alat’ baru bagi beberapa oknum Aparat untuk memeras Masyarakat. Saya tidak menuduh disini.
- Keraguan bahwa lahirnya UU ITE ternyata juga tetap tidak membawa banyak pengaruh positif bagi Warga Negara Indonesia yang ingin melakukan transaksi elektronik dengan beberapa pihak Luar Indonesia, seperti halnya saya ketahui dari beberapa pengusaha web hosting yang kesulitan untuk melakukan kerjasama sewa server di Luar Negeri hanya karena berasal dari Indonesia.
- Keraguan bahwasannya aparat penegak Hukum ternyata masih banyak yang belum siap karena belum menguasai banyak bidang Telematika itu sendiri. Mungkin Aparat Kepolisian lebih siap dengan Unit CyberCrime yang dimilikinya, namun saya sangsi bahwa aparat serta elemen penegak hukum lainnya sudah memiliki kemampuan yang setingkat dengan itu.
Semoga keraguan-keraguan saya tersebut hanya sekedar keraguan belaka. Semoga keraguan-keraguan saya tersebut dapat menjadi sindiran awal agar membuat semuanya berusaha menunjukkan bahwa saya salah. Semoga…
0 comments ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.
Leave a Comment